"Selamat Datang di Situs Resmi Pengadilan Agama Pandan" - "Motto: Kami Siap Melayani Anda Sampai Selesai"
Ketua

Layanan Informasi
Prosedur Standart
Form Login



Home
 
 HOTEL NIRMALA, 18-20 APRIL 2014 DENPASAR-BALI
 
 
Seminar kali ini sengaja mengangkat tema Ekonomi Syari'ah dalam rangka menyahuti kebijakan Ketua Kamar Agama yang telah menetapkan tahun 2014 sebagai tahun peningkatan pemahaman kita  sebagai hakim Peradilan Agama dalam bidang ekonomi syari'ah. Dengan seminar ini target yang diharapkan adalah setiap hakim memiliki semangat untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang hukum formil dan materil ekonomi syari'ah.Apalagi dengan adanya putusan MK nomor 93/Puv-x/2012 Kewenangan mengadili perkara ekonomi syari'ah menjadi kewenangan penuh Pengadilan Agama dan tidak ada lagi pilihan hukum (choice of law). Nara Sumber dalam seminar kali ini adalah DR. H. Hasbi Hasan, SH, MH pejabat eselon II di Dirjen Badilag beliau juga alumni cakim angkatan II dan pakar ekonomi syariah untuk Dirjen Badilag saat ini.
 
 
Menurut pak Dirjen reuni seperti ini memiliki konstribusi positif pertama dari aspek financial, jika pembinaan dan Seminar seperti ini menggunakan DIPA Dirjen Badilag, berdasarkan pengalaman harus membutuhkan biaya ratusan juta rupiah, karena DIPA Dirjen harus menanggung transportasi peserta, hotel penginapan peserta, konsumsi, uang harian peserta, sewa ruang rapat, kenderaan operasional, honor panitia dan honor nara sumber ini luar biasa dan patut di apresiasi. Ketua reuni ini juga sekaligus dapat dijadikan forum pembinaan oleh Dirjen terhadap peserta seminar.
 
Terakhir pak H. Ahmad Kamil (Hakim Agung pada MARI) menyampaikan sambutan bahwa Hakim itu harus betul-betul profesional, setiap saat belajar dan belajar, apalagi pendidikan formil tidak cukup S-1, harus S-2 dan kalau bisa sampai ke S-3, sebab kedepan pekerjaan kita akan lebih berat.
 
 
Drs. Ifdal, SH (Ketua Pengadilan Agama Pandan)
 

Terakhir Diperbaharui (Rabu, 23 April 2014 03:51)

 


Dari kiri: Hakim agung Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.Ip., M.Hum, Dirjen Badilag Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H., Ketua Kamar Agama Dr. H. Andi Syamsu Alam, S.H., M.H. dan Dirbindadmin Badilag Dr. H. Hasbi Hasan, M.H., dalam sebuah pertemuan.

Jakarta l Badilag.net

Setelah berusia hampir 132 tahun, akhirnya Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah (PA/MS) memiliki Standar Format Berita Acara Sidang (BAS) dan Putusan. Dokumen penting dan bersejarah itu disusun Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag dengan melibatkan para hakim agung dari Kamar Agama beserta sejumlah pimpinan dan hakim di lingkungan peradilan agama.

“Alhamdulillah, standar format BAS dan putusan ini sejak Selasa, 1 April 2014, sudah dapat diakses oleh seluruh aparat peradilan agama melalui situs Badilag.net,” kata Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag Dr. H. Hasbi Hasan, M.H., di ruang kerjanya, Senin (14/4/2014).

 

Selain berbentuk dokumen elektronik, format BAS dan putusan itu akan dicetak dalam bentuk buku dan akan didistribusikan ke seluruh pengadilan di lingkungan peradilan agama.

Terakhir Diperbaharui (Selasa, 15 April 2014 05:49)

 
 
 
Napa Tilas Islam
 
Kota Barus atau yang dalam bahasa Arab disebut Fansyur merupakan kota tua yang memiliki sejarah penting dalam peradaban bangsa ini, bahkan dunia internasional. Sebagai kabupaten yang merupakan induk dari Barus, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan even-even besar Islam seperti pelaksanaan MTQ ke-40 dan Festival Seni Nasyid (FSN) ke-25 se Kabupaten Tapteng yang akan digelar pada tanggal 24-26 Maret 2014 di Barus.

 

 
"Pemilihan lokasi ini, karena Barus merupakan pintu gerbang masuknya Islam ke Indonesia, berarti ayat-ayat suci Alquran pertama kali dikumandangkan di nusantara itu di Barus. Ini seharusnya menjadi kebanggaan bagi umat Islam di Tapteng, pelaksanakan MTQ dan FSN di Barus ini merupakan sebuah upaya untuk menapak tilas masuknya Islam ke Indonesia," terang Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang SH M Hum, didampingi Asisten II Pemkab Tapteng Ir Aris Sutrisno selaku Ketua Panitia MTQ, Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Dra Yanti Hasibuan dan Kabag Humas Iwan RM Sinaga SH, kepada wartawan di Ruang Rapat Garuda Kantor Bupati Tapteng, kemarin.

Terakhir Diperbaharui (Jumat, 28 Maret 2014 16:45)

 
 
 Jakarta l Badilag.net
 
Ketua Mahkamah Agung Dr. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H., mengeluarkan Surat Edaran bersejarah. Namanya SEMA Nomor 3 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pelayanan dan Pemeriksaan Perkara Voluntair Isbat Nikah dalam Pelayanan Terpadu. SEMA tersebut ditujukan kepada seluruh Ketua PTA/MS Aceh.
 
Melalui SEMA bertanggal 13 Maret 2014 itu, Ketua MA mengizinkan pemeriksaan perkara isbat nikah dalam pelayanan terpadu dilakukan oleh hakim tunggal. Ketua MA juga membolehkan jurusita memanggil para pihak secara kolektif. Selain itu, berdasarkan SEMA tersebut, penetapan atas permohonan isbat nikah yang dikabulkan langsung memiliki kekuatan hukum tetap, sesaat setelah penetapan diucapkan.

Terakhir Diperbaharui (Jumat, 28 Maret 2014 16:48)

 
Wakil Ketua

Pejabat & Pegawai
Cari Perkara
Translation
Jam Saat Ini
Link Terkait
MA RIbadilagPTA Medanlegislasi onlinepembaruan peradilansimkep
 
 


 

Siadpaweb

 

Pengunjung
8 registered
0 today
0 this week
5 this month
Kunjungan Hari Ini
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini45
mod_vvisit_counterKemarin292
mod_vvisit_counterMinggu ini1582
mod_vvisit_counterMinggu lalu3152
mod_vvisit_counterBulan ini8119
mod_vvisit_counterBulan lalu10991
mod_vvisit_counterTotal1095116

We have: 4 guests online
IP anda: 54.227.62.141
 , 
Today: 24 Apr, 2014
download buku elektronik
 
 
 
 
 

 
 
 
Jajak Pendapat
Bagaimana Menurut Anda Website ini?
 
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow